Untuk Memperbaiki Manchester United Membutuhkan Waktu Yang Lama

 

Banyak kritikan yang di lontarkan untuk pelatih Manchester United, Ole Sunnar Solskjaer, saat ini belum berhenti mengalir sampai sekarang. Kali ini komentar datang dari salah satu sosok yang pernah memperkuat the Red Devils, Owen Hargreaves.
Banyak kritikan yang menghampiri pria asal Norwegja tersebut cukup beralasan. Manchester United juga saat ini sedang mengalami permasalah besar , mereka mengalami kesulitan meraih kemenangan sampai saat ini.

 

Pemain Marcus Rashford dkk baru saja meraih kemenenangan 2 kali saja di saat pertandingan di ajang Premier League. Ada 3 kali poin yang terakhir mereka dapatkan dari kontra Leicester City pada pertengahan bulan September yang lalu. Krisis ini membuat Manchester United terdampar di urutan 12 klasemen sementara dengan raihan 9 poin. Semakin terpuruk jika mereka kembali menelan kekalahan pada laga berikutnya.

 

Untuk Memperbaiki Manchester United Membutuhkan Waktu Yang Lama

 

Buruknya performa Manchester United bisa di pengaruhi dengan sejumlah pemain yang mengalami cedera. Beberapa pemain seperti Paul Pogba, Anthony Martial, serta Jesse Lingard merupakan pemain yang sementara waktu harus menghuni di ruang perawatan untuk sementara waktu.Masih adapun celah kritikan Solskjaer. Owen Hargreves, yang pernah berseragam MU selama empat musim, coba menyoroti cara mantan pelatih Molde FK tersebut memilih pemain dan perannya di lapangan.

 

“satu posisi yang tak pernah dimainkan Juan Mata di Manchester United adalah pemain sayap kiri dan dia bermain di sayap kiri. Semuanya mengeluh bahwa dia bermain di sisi kanan, lalu dia bermain di kiri untuk suatu alasan, “Ujar Hargreves.
“(Andreas) Pereira adalah No. 10, dia bermain di kanan. Rashford alami masalah kepercayaan diri, kami yakin apakah dia adalah pemain No.9. Anda memiliki banyak orang yang bermain bukan di posisi aslinya,lanjutnya.
Hargreaves meminta kepada publik. Leaowo jika Manchester United kembali menuai hasil buruk di laga berikutnya. Menurutnya, permasalahan yang terjadi saat ini tidak bisa di tuntaskan dalam waktu yang dekat saja.

 

“Satu-satunya cahaya menurut saya adalah (Axel) Tuanzebe. Saya berpikir dia akan bermain dengan sangat baik,”tambah sosok yang juga pernah memperkuat Bayern Munchen tersebut.
“Namun yang lainnya sangat jauh dari apa yang anda harapkan. Saya merasa kasiham dengan fans United karena hanya masalah ini membutuhkan waktu yang lama untuk di perbaiki,”tandasnya.
Apabila jeda dari internasional berakhir, Manchester United akan kembali beraksi di ajang Premier League dengan Liverpool sebagai lawannya. Pertandingan tersebut bakalan di gelar di markas kebanggan the Red Devils, Old Trafford.

Waktu Yang Cukup Dan Lima Pemain Baru Adalah 2 Hal Yang Dibutuhkan Solskjaer

Ryan Giggs mengatakan bahwa Ole Gunnar Solskjaer membutuhkan pemain pemain yang baru untuk membangkitkan Manchester United. Solskjaer sudah membawa MU kea rah tepat, hanya memerlukan beberapa waktu dan dukungan penuh dari pihak klub.Sejak di tangan Solskjaer, MU kembali menggaungkan gagasan pembangunan kembali alias revolusi skuad. Sejak menggantikan Jose Mourinho tahun lalu, Solskjaer di anggap sebagai sosok yang paling tepat untuk memikul tugas berat tersebut.

 

akan tetapi, sayangnya sampai pada saat ini MU belum benar-benar sesuai dengan harapan. Revolusi mandek, Solskjaer tertekan. Rentetan yang dimana hasik yang buruk tidak bisa di hindari, MU mencatatkan start terburuk di Premier League dengan 9 poin dari 7 pertandingan pertama.
Kondisi ini juga sudah membuat Solskjaer merasa tertekan dan melahirkan desas-desus pemecatan. Namun, Giggs tegas menolak gagasan tersebut.

 

Waktu Yang Cukup Dan Lima Pemain Baru Adalah 2 Hal Yang Dibutuhkan Solskjaer

 

Bagi dia(Giggs, tidak ada sosok yang lebih tepat daripada Sokskjaer dalam urusan membangun MU. Solskjaer mewarisi skuad sisa pelatih sebelumnya, dia baru membeli tiga pemain yang dimana benar-benar merupakan sesuai keinginannya.Nama Tiga pemain tersebut adalah Daniel James, Aaron Wan-Bissaka, dan Harry Maguire. Menurut Giggs, tiga pemain ini sudah cukup menjelaskan pendekatan dengan Solskjaer.
“Mereka (MU) membutuhkan empat atau lima pemain lagi. Solskjaer sudah membeli tiga pemain tetapi dia mungkin memerlukan tujuh atau delapan pemain baru (Total),” ujar Giggs.

 

“Namun, anda tidak bisa melakukan itu hanya dengan dalam satu bursa transfer. Jadi Anda harus bersabar, sebab proses ini bakal lambat.
“Kultur di MU sudah berubah dan apa yang coba dilakukan Solskjaer memang benar-benar di perlukan. Dia butuh waktu,”sambungnya.
Dukungan Giggs itu senanda dengan keyakinan Solskjaer. MU memang sedang dalam kondisi yang tertekan, akan tetapi Solskjaer sama sekali tidak ragu. Dia yakin timnya yang sekarang sudah kuat.

 

‘’Saya tahu bahwa kami belum memulai musim sesuai dengan harapan. Namun, kami punya jumlah poin lebih banyak dalam pertandingan pertandingan kami sejauh ini jika dibandingkan dengan pertandingan ekuivalen melawan klub-klub yang sama di musim lalu,”Kata Solskjaer.
Kami mengumpulkan dua poin lebih banyak dari pertandingan-pertandingan yang sama di musim lalu. Jadi situasinya tidak seburuk itu,’’tandasnya.

Ada 2 Ungkapan Penyesalan Terbesar Dari Marchisio

Mantan gelandang Juventus, Claudio Marchisio, saat ini mengungkapkan dua penyesalan yang terbesar di dunia sepak bola. Salah satunya adalah kegagalan meraih trofi Liga Champions. Marchisio dan Juventus memiliki ikatan yang sangat erat. Dan ia juga sudah menjadi bagian dari klub berjuluk Bianconeri tersebut yang sudah dari tahun 1993. Yang lebih tepatnya di saat dirinya masih berumur tujuh tahun. Marchisio adalah produk binaan akademi Bianconeri.

 

Pada tahun 2005, ia berhasil menembus skuat utama dan menjadi bagian yang penting dalam perjuangan Juventus kembali ke Serie A pasca kasus Calciopoli. Marchisio juga berperan penting dalam keberhasilan klub menjadi juara Serie A di tahun 2012 sampi sebelum pindah.
Akan tetapi sayangnya, perjalanan panjang itu harus berakhir. Sang pelatih pada saat itu, Massimiliano Allegri, tidak lagi menggunakan jasanya karena banyaknya gelandang berkualitas didalam Juventus. Marchisio pun harus melanjutkan kiprahnya di Zenit ST. Petersburg.

 

Ada 2 Ungkapan Penyesalan Terbesar Dari Marchisio

 

Di era kebangkitan ini, Marchisio pernah turut membantu Juventus mencapai babak final Liga Champions. Sayangnya, perjuangan klub raksasa Italia tersebut untuk memutus kutukan di gagalkan oleh Sang lawan, Barcelona.
Momen kegagalan itu menjadi salah satu penyesalan marchisio dalam karirnya sebagai pesepakbola profesional. Selain itu, ia juga menyesal karena tak mampu membantu Timnas Italia meraih trofi di kompetisi internasional.

 

“Penyesalan saya adalah gagal memenangkan Liga Champions bersama Juventus dan Piala Eropa bersama tim nasional,”Ujar Marchiso dalam konferensi pers terakhirnya di markas Juventus.”
Trofi Liga Champions bisa didapatkan andai marchisio pindah ke klub lain. Sewaktu Bianconeri sedang Berjaya, ada banyak sekali klub yang berusaha menggodanya pindah dari Turin. Namun karna setia Marchisio tak bisa di kalahkan dengan mudahnya.
“mimpi saya menjadi kenyataan disaat kereta untuk bergabung dengan tim utamanya Juventus mendekat. Perpisahan yang saya terima disini, distadion setahun lalu adalah perasaan yang sangat indah,”lanjutnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, marchisio juga sempat mengaku bahwa dirinya belum punya rencana apapun, namun yang pasti, dia takkan pernah masuk ke klub lain dengan posisi apapun di klub Italia kecuali Juventus.
“Keluarga saya mengajarkan untuk tidak takut dengan masa depan. Saya masih tak tahu apa yang akan saya lakukan kedepannya. Saya tak pernah mempertimbangkan situasi di italia kecuali Juventus,”tandasanya.

Begini Perasaan Luis Suarez Bikin Dua Gol Dalam Comeback Barcelona

Luis Suarez yang menjadi pahlawan kemenangan Barcelona atas Inter Milan pada matchday 2 Grup F Liga Champions 2019-2020 di hari Kamis 3 Oktober 2019 dini hari WIB yang dimana dua golnya di babak kedua menuntaskan comeback Blaugrana.

Bermain di hadapan public Camp Nou, Barca sempat di kejutkan dengan gol yang melaju dengan cepat Inter di menit ke2 lewar Lautaro Martinez. Jelas, gol tersebut membuat pasukan Ernesto Valverde lebih tertekan. Mereka tidak boleh membiarkan lawan bermain bebas.

 

Akan tetapi, sayangnya barca sulit memberikan permainan terbaiknya di babak pertama. Skor 0-1 itu bertahan sampai turun minum. Pada babak kedua, Suarez membuktikan kualitasnya dengan memborong dua gol di menit ke 58 dan 84.
Dan melalui dua gol ini menuntaskan misi Barca memetik dengan kemenangan pertama di Liga Champions musin ini.

 

Begini Perasaan Luis Suarez Bikin Dua Gol Dalam Comeback Barcelona

 

Walaupun sudah mencetak dua gol kemenangan Barca, Suarez tak mau di puji seorang diri. Dia tahu kemenangan itu merupakan perjuangan tim. Ernesto Valverde, sang pelatih dengan instruksinya yang tepat.

“Dia(Valverde) meminta kami untuk bermain lebih rapi ketika menekan lawan. Terkadang kami melakukan itu dengan baik, terkadang buruk’’.‘’Karena itulah pelatih ada, untuk membetulkan kesalahan kami dan kami harus menyadari apa saja yang sedang kami lakukan.’’

 

Suarez hanya senang bisa membantu timnya. Sebagai striker, sudah tugasnya mencetak gol untuk membantu tim. Dia hanya mencoba bermain sebaik mungkin.
‘’Sebagai striker, anda selalu berusaha membantu tim anda dengan gol-gol atau assists. Kami merupakan tim terbaik di dunia dimana semuanya di lihat dengan kaca pembesar dan di lebihkan.”
“Tetap kuat, berkonsentraasi, memahami posisi kami sebagai tim yang diincar lawan, itulah mentalitas yang harus kami miliki di kompetisi ini,’’ tangkapannya.

Tanggapan Maguire , Ketika Diminta Menjadi Kapten Manchester United

Seorang pemain Harry Maguire yang baru bergabung dengan Machester United di beberapa bulan yang lalu. Namun dukungan bagi dirinya untuk bertanggung jawab menjadi kapten klub terus digaungkan hingga saat ini.
Yang dimana sudah di ketahui, Maguire resmi di rekrut dari Leicester City saat bursa transfer pada musim panas lalu yang hampir di tutup. Manajemen the Red Devils harus menggelontarkan dana yang fantastis, yakni 80 juta pounds, untuk mendaratkannya di Old Trafford.

 

Maguire di harapkan menjadi solusi bagi lini pertahanan Manchester United yang keropos pada musim kemarin. Dan harapan itu terwujud, karena the Red Devil baru kebobolan enam kali dari enam laga yang telah terlewati.
Dan di info lainnya, Liverpool yang sedang menepati puncak klasemen hanya mencapai kebobolan lima gol sejauh ini. Sayangnya pencapaian Manchester United tersebut tidak dibarengi dengan torehannya di klasemen. Sejauh ini mereka masih terdampar di urutan ke 11.

 

 

Tanggapan Maguire , Ketika Diminta Menjadi Kapten Manchester United

 

 

Di pekan terakhir, banyak yang menyakini bahwa karakter seorang Maguire cocok untuk memimpin Manchester United. Sehingga desakan kepada klub untuk segera memberikannya jabatan itu semakin berkumandang kecang.
Namun umur bek yang sudah berumur 27 tahun tersebut nampaknya belum begitu percaya diri dengan kemampuannya dalam memimpin skuat saat ini. Tetap saja ia masih merasa harus membenahi beberapa aspek, terutama soal bagaimana dirinya berbicara di atas lapangan.
Itu adalah sesuatu yang harus di benahi, kepemimpinan di lapangan dan terutama, cara berbicara saya”.

 

“saya ingin sesuatu yang lebih dari para pemain, menginginkan standar, namun saya pastinya tidak berkonsentrasi kepada hal itu pada saat ini. Saya sedang fokus penuh kepada pembenahan tim dan membawa klub ini kembali ke tempat yang seharusnya,’’lanjutnya.
Sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, menggunakan jasa Maguire secara regular pada musim ini. Ia tampil dalam semua enam pertandingan yang telah dilakoni oleh the Reds bersama rekan setimnya, Victor Lindelof.

 

Diwaktu yang singkat, namun catatan kebobolan MU pada musim ini bisa di anggap impresif. Maguire yakin performanya antara dirinya dengan rekan setim lain.
“Permainannya saya akan berkembang saat saya sudah semakin mengenal dan mendapatkan pengalaman yang lebih banyak dengan mereka-posisi yang mereka ambil, cara mereka ingin menerima bola, dan area yang di mana saya bisa mendapatkan bola,’’tambahnya.

 

“Jadi saya tahu bahwa dimana rekan-rekan setim saya, tanpa harus melihat dan mencoba mencari mereka. Dan itu akan berkembang dan saya yakin akan berkembang selama musim berjalan, bermain dengan rekan setim lebih sering dan mengembangkan hubungan saya dengan Vic,”tandasnya.

Kali Ini Manchester United Serius Mengopsikan Pemulangan Zlatan Ibrahimovic

Berita kepulangan Zlatan Ibrahimovic ke Manchester United berpotensi besar menjadi kenyataan. Manajemen Machester United benar-benar serius mencoba menggaet kembali stiker LA Galaxy tersebut.
Zlatan adalah pemain yang pertama kali bergabung di United pada tahun 2016 silam. Ia merupakan seorang pemain yang bermain dengan sangat baik dan menghantarkan United memenangkan trofi Liga Europa dan Carabao Cup.

Namun pada awal tahun 2018 kemarin, Ziatan meninggalkan MU untuk bergabung dengan LA Galaxy. Akan tetapi Striker gaek itu beberapa kali mengatakan bahwa ia siap kembali ke OLD Trafford jika ia di butuhkan.
Menurut laporan yang ada, kemungkinan Ziatan kembali ke OLD Trafford sangat terbuka lebar. Manchester United berencana untuk merekrutnya kembali.

 

Kali Ini Manchester United Serius Mengopsikan Pemulangan Zlatan Ibrahimovic

 

Manajemen United memutuskan untuk mencoba memulangkan Zlatan setelah lini serang MU cukup mandul saat ini.
United memang mengalami kesulitan mencetak gol karena hanya mengandalkan Marcus Rashford, Anthony Martial dan Mason Greenwood. Ketika pemain striker muda itu saat ini masih mengalami kesulitan mencetak gol dengan regular, sehingga United merasa butuh striker berpengalaman untuk membantu para striker muda ini.

 

Diwaktu yang sementara ini Zlatan sendiri sudah mengemas 50 gol dari 54 penampilannya untuk LA Galaxy. Untuk itu manajemen MU merasa dirinya masih bisa menjadi tambahan yang sangat bagus pada lini serang Setan Merah.
Dikabarkan bahwa Manchester United berniat memulangkan Ziatan di bulan Januari nanti.Kontrak sang stiker akan habis pada bulan Desember akhir tahun ini. Maka dari itu mereka bisa mendatangkan sang striker tanpa mengeluarkan dana yang besar.

 

Ibra juga diberitakan masih bertantang untuk memenangkan gelar liga Inggris, sehingga ia menutup akan peluangnya kembali ke Old Trafford.
Hingga pada akhir pekan ke enam EPL kemarin, United masih tertahan dipapan tengah EPL musim ini. Dikarenakan mereka hanya mampu meraih kemenangan delapan poin dari enam pertandingan sehingga mereka tertahan di peringkat delapan klasemen sementara EPL.

Bagaimana Tanggapan Pelatih Juventus Bahwa Di Kabarkan Rabiot Merasa Resah

Dibeberapa waktu lalu, sempat beredar ada kabar bahwa Adrien Rabiot sedang merasa resah karena terlalu sering didudukkan di bangku cadangan Juventus. Maurizio Sarri selaku pelatih pun dicecer pertanyaan soal kabar tersebut.

 

Rabiot adalah salah satu dari delapan rekrut Juventus pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang asal Perancis diboyong dari PSG dengan status bebas transfer setelah kontraknya berakhir pada bulan Juni kemarin.
Posisi saat ini dia mengharapkan akan adanya pergantian dua gelandang Juventus lainnya yang sudah mulai termakan umur, seperti Blaise Matuidi dan Sami Khedira. Seperti yang sudah kita ketahui, usia mereka sudah mencapai 30 tahun di atas.

Bagaimana Tanggapan Pelatih Juventus Bahwa Di Kabarkan Rabiot Merasa Resah

 

Namun yang terlihat justru berbeda dari harapan. Matuidi dan Khedira masih sering dimainkan secara regular oleh Sarri. Akan tetapi, Rabiot yang usianya jauh lebih muda dari keduanya, lebih sering menjadi penghuni bangku cadangan.
Rabiot sampai saat ini masih mencatat satu kali penampilan sebagai starter di ajang Serie A. Penampilan perdananya itu terjadi pada hari Rabu 25/9/2019 waktu kemarin, tepatnya saat Bianconeri bertemu dengan Brescia di Stadio Mario Rigamonti.

 

Disaat beberapa waktu yang lalu, Rabiot sempat di kabarkan merasa gelisah dan resah karena terlalu sering menjadi penghias bangku cadangan ketimbang beraksi di lapangan. Sarri juga mendapatkan banyak pertanyaan seputar sang pemain di konferensi pers jelang menghadapi SPAL.
“Saya sudah pernah berkata bahwa dia bisa bermain lebih baik, dan saya merasa senang dengan bagaimana ia tampil sejauh ini,” jawab Sarri.
“Rabiot tidak bermain di tahun 2019 ini jadi dia harus bersabar, namun pada babak kedua dia sudah bermain sedikit lebih baik,”lanjut mantan pelati Chelsea.

 

PSG masih membekukan status Rabiot. Ia tak pernah terlihat lagi bermain sebagai penggawas Les Parisiens sejak bulan Desember 2018 yang lalu. Mengungkapkan keenggannya memperpanjang kontrak.
Sarri merasa Rabiot memerlukan waktu yang lebih banyak untuk beradaptasi kembali dengan lapangan dan intensitas pertandingan. Selain itu, Sarri juga menganggap Rabiot belum sepenuh sudah memahami setiap skema yang ia terapkan.

 

“Kami harus membantunya, dan dia harus terbiasa dengan sepak bola dan gaya bermain kami,”.
Rabiot mempunyai peluang tampil lagi di saat Juventus bertemu dengan SPAL di ajang Serie A hari Sabtu 28/9/2019 nanti. Satu slot lini tengah diyakini akan lowong menyusul kabar soal Blaise Matuidi yang akan di turunkan sebagai bek kiri pada pertandingan tersebut.

Siap Main Lawan SPAL, Kabar Pemain Christiano Ronaldo Kembali Berlatih

Kabar yang bagus bahwa Juventus akan kembalinya seorang sang bintang, Christiano Ronaldo ke sesi latihan jelang laga kontra SPAL pada akhir pekan ini.
Sebelumnya, Ronaldo sempat absen kala Juventus bertandang ke markas Brescia tengah pekan kemarin. Tampil tanpa CR7, Bianconeri tetap sukses meraih kemenangan 2-1.
Juventus menyebut bahwa Ronaldo akan absen karena cedera. Hal ini pula yang membuat pemain 34 tahun itu absn dalam acara FIFA Football Award di Milan awal pekan kemarin.

 

Siap Main Lawan SPAL, Kabar Pemain Christiano Ronaldo Kembali Berlatih

 

Kini sang bintang Ronaldo telah kembali ke skuat Juventus. Pemain yang asal dari Portugal ini akan mengikuti sesi latihan pada hari Kamis 26 September 2019 sore hari.

ketika Juventus menjamu SPAL, Pemain Ronaldo ini kemungkinan besar akan kembali di turunkan oleh Maurizio Sarri Sabtu 28 September 2019 di malam besok.
Pemain yang absen dalam sesi latihan ini adalah Alex Sandro. Ia pulang kampong ke Brasil karena ayahnya meninggal dunia.

 

Disaat masih menjadi bawahan asuh Sarri, Juventus hingga kini belum terkalahkan. Terbaru, La Vecchia Signora sukses mengalahkan Brescia dengan skor tipis 2-1.
Meski demikian, banyak pihak yang masih mengkritik Juventus asuhan Sarri karena dinilai saat ini masih belum mampu menampilkan permainan impresif.
Ronaldo sendiri hingga kini sudah menciptakan dua gold dan satu assist dalam empat laga yang sudah ia jalani di Serie A musim ini.

Andrea Barzagli Di Kabarkan Resmi Akan Kembali Ke Juventus

 

Juventus menggumumkan bahwa mereka telah resmi menunjuk seorang pemain yang bernama Andrea Barzagli yang akan masuk dalam staf kepelatihan Maurizio Sarri.
Barzagli baru saja mengantung sepatu pada akhir musim lalu sebelumnya memperkuat Juventus sejak 2010 silam. Usia pemain ini yang sudah menginjak 38 tahun akan menjadi alasan utamanya untuk pensiun.
Karna sosok ketangguhan Barzagli yang menjadi pertahanan barisan Juventus. Barzagli mempersembahkan berbagai gelar bergengsi bagi Bianconeri termasuk delapan scudetti.

Andrea Barzagli Di Kabarkan Resmi Akan Kembali Ke Juventus

 

Hanya beberapa bulan saja pensiun , Barzagli akhirnya mendapatkan kesempatan untuk kembali ke Juventus, meski kali ini bukan sebagai pemain.
Lewat halaman resmi mereka pada Rabu 25 September 2019, Juventus menyatakan dan mengabarkan bahwa Barzagli akan mendapat peran spesifik sebagai kolaborator teknik tim utama asuhan Sarri.

Barzagli akan langsung memulai kembali tugas nya yang baru pada sesi latihan pertamanya di hari Kamis 26 September 2019.
Di bawah asuhan Sarri, Juventus hingga kini belum merasa terkalahkan. Terbaru, La Vecchia Signora sukses mengalahkan Brescia dengan skor tipis 2-1.
Meski demikian, banyak pihak yang masih mengkritik Juventus dengan asuhan Sarri karena di nilai belum mampu menampilkan permainan yang impresif.

 

MU Di Prediksikan Tidak Cukup Kuat Untuk Masuk Di Empat Besar

Martin Keown memprediksi Manchester United mengenai finish di akhir musim nanti. Dimana ucapannya itu bahwa kelompok Setan Merah ini tidak cukup bagus untuk finish di empat besar musim ini.
Sebelumnya masih ada cahaya harapan bagi United untuk tampil mengesankan di musim ini. Hal ini di awali dari sebuah keberhasilan mereka saat menyapu bersih semua laga pra musim mereka dengan kemenangan dan mereka berhasil menang 4-0 melawan Chelsea di partai pembuka EPL.
Namun perform United tidak kunjung membaik sejak pekan kedua EPL. Mereka hanya meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir mereka di EPL, dimana yang terakhir mereka kalah 2-0 dari West Ham.

 

MU Di Prediksikan Tidak Cukup Kuat Untuk Masuk Di Empat Besar

 

Menurut pandangan dimata Keown, sangat sulit bagi United untuk mencapai finish di empat besar di musim ini. “United finish di peringkat enam musim lalu.”
Ada satu faktor yang dinilai Keown yang membuat dia merasa ragu United bisa berprestasi di musim ini.
“Saat ini mereka kehilangan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez tanpa mencari pengganti mereka. Bagaimana mungkin mereka bisa lebih kuat saat ini? Itu tidak masuk akal.”
Keyakinan Keowon menyakini bahwa United bakal kesulitan untuk meraih finish di empat besar di karenakan dua stikernya tidak cukup bagus untuk membuat United meraih banyak gol.

 

“Ole Gunnar Solskjaer tahu nilai-nilai yang di butuhkan untuk membuat lini serang yang kuat.”
“Saya pernah menghadapi United yang di perkuat oleh Solskjaer, Teddy Sheringham, Andy Cole dan Dwight Yorke. Saat ini mereka hanya akan mengandalkan Marcus Rashford dan Anthony Martial untuk memimpin lini serang mereka.”ia menandaskan.
Dan dimana kita tahu saat ini Manchester United sedang mengalami masalah dengan lini serang mereka.
Baik Anthony Martial dan Marcus Rashford saat ini tengah mengalami cedera dan belum bisa memperkuat Skuat Setan Merah untuk sementara waktu.