Untuk Memperbaiki Manchester United Membutuhkan Waktu Yang Lama

 

Banyak kritikan yang di lontarkan untuk pelatih Manchester United, Ole Sunnar Solskjaer, saat ini belum berhenti mengalir sampai sekarang. Kali ini komentar datang dari salah satu sosok yang pernah memperkuat the Red Devils, Owen Hargreaves.
Banyak kritikan yang menghampiri pria asal Norwegja tersebut cukup beralasan. Manchester United juga saat ini sedang mengalami permasalah besar , mereka mengalami kesulitan meraih kemenangan sampai saat ini.

 

Pemain Marcus Rashford dkk baru saja meraih kemenenangan 2 kali saja di saat pertandingan di ajang Premier League. Ada 3 kali poin yang terakhir mereka dapatkan dari kontra Leicester City pada pertengahan bulan September yang lalu. Krisis ini membuat Manchester United terdampar di urutan 12 klasemen sementara dengan raihan 9 poin. Semakin terpuruk jika mereka kembali menelan kekalahan pada laga berikutnya.

 

Untuk Memperbaiki Manchester United Membutuhkan Waktu Yang Lama

 

Buruknya performa Manchester United bisa di pengaruhi dengan sejumlah pemain yang mengalami cedera. Beberapa pemain seperti Paul Pogba, Anthony Martial, serta Jesse Lingard merupakan pemain yang sementara waktu harus menghuni di ruang perawatan untuk sementara waktu.Masih adapun celah kritikan Solskjaer. Owen Hargreves, yang pernah berseragam MU selama empat musim, coba menyoroti cara mantan pelatih Molde FK tersebut memilih pemain dan perannya di lapangan.

 

“satu posisi yang tak pernah dimainkan Juan Mata di Manchester United adalah pemain sayap kiri dan dia bermain di sayap kiri. Semuanya mengeluh bahwa dia bermain di sisi kanan, lalu dia bermain di kiri untuk suatu alasan, “Ujar Hargreves.
“(Andreas) Pereira adalah No. 10, dia bermain di kanan. Rashford alami masalah kepercayaan diri, kami yakin apakah dia adalah pemain No.9. Anda memiliki banyak orang yang bermain bukan di posisi aslinya,lanjutnya.
Hargreaves meminta kepada publik. Leaowo jika Manchester United kembali menuai hasil buruk di laga berikutnya. Menurutnya, permasalahan yang terjadi saat ini tidak bisa di tuntaskan dalam waktu yang dekat saja.

 

“Satu-satunya cahaya menurut saya adalah (Axel) Tuanzebe. Saya berpikir dia akan bermain dengan sangat baik,”tambah sosok yang juga pernah memperkuat Bayern Munchen tersebut.
“Namun yang lainnya sangat jauh dari apa yang anda harapkan. Saya merasa kasiham dengan fans United karena hanya masalah ini membutuhkan waktu yang lama untuk di perbaiki,”tandasnya.
Apabila jeda dari internasional berakhir, Manchester United akan kembali beraksi di ajang Premier League dengan Liverpool sebagai lawannya. Pertandingan tersebut bakalan di gelar di markas kebanggan the Red Devils, Old Trafford.

Begini Perasaan Luis Suarez Bikin Dua Gol Dalam Comeback Barcelona

Luis Suarez yang menjadi pahlawan kemenangan Barcelona atas Inter Milan pada matchday 2 Grup F Liga Champions 2019-2020 di hari Kamis 3 Oktober 2019 dini hari WIB yang dimana dua golnya di babak kedua menuntaskan comeback Blaugrana.

Bermain di hadapan public Camp Nou, Barca sempat di kejutkan dengan gol yang melaju dengan cepat Inter di menit ke2 lewar Lautaro Martinez. Jelas, gol tersebut membuat pasukan Ernesto Valverde lebih tertekan. Mereka tidak boleh membiarkan lawan bermain bebas.

 

Akan tetapi, sayangnya barca sulit memberikan permainan terbaiknya di babak pertama. Skor 0-1 itu bertahan sampai turun minum. Pada babak kedua, Suarez membuktikan kualitasnya dengan memborong dua gol di menit ke 58 dan 84.
Dan melalui dua gol ini menuntaskan misi Barca memetik dengan kemenangan pertama di Liga Champions musin ini.

 

Begini Perasaan Luis Suarez Bikin Dua Gol Dalam Comeback Barcelona

 

Walaupun sudah mencetak dua gol kemenangan Barca, Suarez tak mau di puji seorang diri. Dia tahu kemenangan itu merupakan perjuangan tim. Ernesto Valverde, sang pelatih dengan instruksinya yang tepat.

“Dia(Valverde) meminta kami untuk bermain lebih rapi ketika menekan lawan. Terkadang kami melakukan itu dengan baik, terkadang buruk’’.‘’Karena itulah pelatih ada, untuk membetulkan kesalahan kami dan kami harus menyadari apa saja yang sedang kami lakukan.’’

 

Suarez hanya senang bisa membantu timnya. Sebagai striker, sudah tugasnya mencetak gol untuk membantu tim. Dia hanya mencoba bermain sebaik mungkin.
‘’Sebagai striker, anda selalu berusaha membantu tim anda dengan gol-gol atau assists. Kami merupakan tim terbaik di dunia dimana semuanya di lihat dengan kaca pembesar dan di lebihkan.”
“Tetap kuat, berkonsentraasi, memahami posisi kami sebagai tim yang diincar lawan, itulah mentalitas yang harus kami miliki di kompetisi ini,’’ tangkapannya.

Pada Pertandingan Barcelona VS Valencia, Apakah Luis Suarez Akan Kembali?

Kabar gembira datang bagi Barcelona. Mereka saat ini diyakini sudah bisa di perkuat oleh Luis Suarez pada saat berhadapan dengan Valencia di akhir pekan ini.
Barcelona akan menghadapi laga yang berat pada laga kali ini. Mereka akan menjamu salah satu pemain kuda hitam Spanyol, Valencia di Camp Nou pada Jornada keempat La Liga.

Pada 3 laga tersebut sebelumnya, Barcelona memang tidak tampil maksimal. penyebab salah satunya adalah absennya beberapa pemain kunci mereka, termasuk sosok stiekr utama mereka yaitu pemain Luis Suarez.

Pada Pertandingan Barcelona VS Valencia, Apakah Luis Suarez Akan Kembali?

Namun AS mengklaim bahwa lini serang Barcelona akan di perkuat dan bertambah di jelang laga ini,dikarenakan Luis Suarez diklaim sudah bisa bermain di pertandingan kali ini.
Pemain Suarez sendiri mengalami cedera pada Jornada pertama La Liga. Di saat Achilles mengalami cedera dan di perkirakan akan absen untuk waktu yang cukup lama.

 

Di laporkan bahwa kondisi pemain Suarez mulai membaik. Dan di jadwalkan sudah memulai berlatih diskuat Barcelona secara penuh pada akhir pekan ini.
Jika semuanya lancar, maka Suarez diyakinkan sudah bisa bermain saat akan berhadapan di pertandingan dengan Valencia.

 

Selain Suarez yang akan tampil, melainkan Lionel Messi juga diyanini berpotensi kembali lagi pada akhir pekan ini.
Pemain Lionel Messi juga di kabarkan mengalami cedera pada bagian betisnya. Maka dari itu dia mengabsenkan diri di tiga jornada pertama La Liga.

 

Namun Messi di kabarkan akan di pantau terlebih dahulu kondisinya sebelum di berikan kesempatan untuk mengikuti latihan kembali demi mengurangi resiko cedera kambuh.

Joachim Loew Mengatakan Belanda Memang Pantas Menang

Joachim Loew yang saat ini enggan mencari pembenaran usai timnya dikalahkan Timnas Belanda pada dini hari tadi. Loew mengakui bahwa tim tamu kali ini tampil dengan sangat luar biasa di pertandingan kali ini.
Timnas Jerman memetik hasil negatif di pertandingan kelima kualifikasi Euro 2020. Bermain di Hamburg, tuan rumah harus di kalahkan dengan skor 4-2 oleh Tim Belanda.

Jerman sempat menjadi unggul melalui Gol Serge Gnabry pada laga tersebut. Akan tetapi gol Frenkie De Jong , gol bunuh diri Jonathan Tah, serta gol Donyell Malen dan Giorginio Wijnaldum sukses membekuk Der Panzer yang hanya mampu membalas melalui gol Toni Kroos.

 

Joachim Loew Mengatakan Belanda Memang Pantas Menang

 

Loew menyebut bahwa ia sangat merasa tidak senang dengan kekalahan kali ini.”Saya benar-benar kecewa dengan hasil pertandingan ini’’.
Loew juga mengaku bahwa timnya memang pantas kalah pada pertandingan kali ini dikarenakan mereka tampil dengan tidak maksimal saat bertanding dengan Die Oranje.
Belanda memang tim yang lebih baik daripada kami selama 90 menit pertandingan tadi. Kami memang benar-benar layak kalah’’.
‘’Di babak kedua, Belanda lebih menekan kami, sehingga kami tidak bisa keluar dan melakukan penyerangan. Manuel Neuer menerima banyak sekali umpan hari ini dan saya rasa itu bukanlah cara bermain yang kami inginkan.’’

 

Walaupun memuji permainan Timnas Belanda, Loew sempat mengkritik permainan dari tim belanda.
Ia Menilai skuat Der Panzer banyak melakukan kesalahan sehingga menyebabkan mereka harus menelan kekalahan pada laga tersebut.
‘’Saya rasa hari ini kami gagal mengkontrol jalannya pertandingan. Kami banyak kehilangan bola saat maju menyerang dan kami tidak pernah berada di area-area berbahaya. ‘’ keluh sang pelatih.
Pada timnas Jerman sendiri berusaha untuk bangkit kembali di pertandingan pekan keenam kualifikasi Euro 2020 Grup C.
Namun kali ini mereka akan di tantangi tim pemuncak klasemen, Irlandia Utara pada hari Selasa (10/9) dini hari nanti.

Kegagalan Barcelona Kalahkan Osasuna Di Sayangkan Valverde

Kegagalan dari tim ini, pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengaku merasa kecewa saat jumpa Osasuna, Sabtu (31/08/2019).
Laga yang dilangsungkan El Sadar Morales. Kemudian Barca bisa menyamakan kedudukan melalui Ansu Fati. Blaugrana kemudian berbalik dengan skor 1-2. Artur Melo sukses menjebol gawang Osasuna yang berserang tidak lama dengan gol Fati.

 

Keunggulan Barca tidak bisa di pertahankan. Mereka kebobolan Sembilan menit jelang babak kedua berakhir melalui penalti Torres. Pada Hukuman di titik 12 pass diberikan wasit setelah Gerard Pique di anggap melakukan handball di kotak terlarang.
Barcelona hanya bisa meraih 4 poin dari hasil imbang dari tiga laga pembuka musim ini. ini adalah catatan terburuk mereka sejak tahun 2008/09 yang lalu.

 

Kegagalan Barcelona Kalahkan Osasuna Di Sayangkan Valverde

 

Valverde mengeluh akan kegagalan itu. Ia menuturkan bahwa kegagalan ini memang tak bisa segera membunuh dalam pertandingan itu.
“Kami tidak bagus di babak pertama tetapi kami bagus di babak kedua. Kami berhasil menekan mereka, ‘’.
‘’Ketika kami sedang unggul, kami memiliki kesempatan untuk memperpanjang keunggulan kami. Tetapi ada momen yang absurd, penalti, dan itu disayangkan karena kami memiliki permainan disana untuk dimenangkan dan kami harus membunuh pertandingan itu.’’

 

‘’Ini tentang memaksakan diri kita pada opsisi. Lawan pasti selalu menekan kami karena ini adalah salah satu permainan terbaik bagi mereka. Anda harus mengetahui bagaimana mengendalikannya,’’.Sempat Valverde menyebutkan masih ada hal positif yang bisa dipetik dari laga pertandingan itu. Dimana aksi Ansu Fati, kini memegang rekor sebagai percetak gol termuda bagi Barca.
‘’Ia ppenyerang yang menghadapi lawan, dan ia finisher yang bagus, seperti yang sudah ditunjukkan dengan golnya itu.’’

‘’Kami berpikir bahwa kami kekurangan percikan ketika kami memasukkannya ke lapangan (Untuk menggantikan Nelson Semedo,”.
‘’ Ia pemain muda, tetapi ada hal baik tentang mereka : menggiring bola, percaya diri, memaksa lawan kembali. Ia masuk ketika kita dalam keadaan tertinggal, di tempat yang sulit, dan ia merespons dengan baik ‘’.
Barcelona akan berhadapan dengan Valencia. Pertandingan ini akan dilaksanakn di helat Camp Nou di tanggal 15 September yang akan datang.

Jurgen Klopp Masih Tetap Menyinggung Man City, Liverpool Tidak Akan Terkalahkan

Saat ini Liverpool sedang melaku dengan kencangnya didalam tren positif sejak Premier League 2019/20. The Reads memimpin dengan poin 9, dari tiga pertandingan sejauh ini.
Liverpool mengalahkan Arsenal dengan 3-1 di Anfield. Kemenangan special ini menyamai rekor klub dengan 12 kemenangan liga beruntun, sebelum dicatat oleh Sir Kenny Dalglish pada tahun 1990.

Kini, The Reads memiliki peluang untuk melampaui rekor dalam melawan di markas Burnley, Sabtu (31/8/2019) pada malam nanti. Jurgen Klopp menegaskan timnya tidak pernah memperdulikan statistic seperti itu.
Klopp selalu melihat kedepan dan tidak mau melihat di belakang. Ia selalu fokus pada setiap pertandingan yang ada. Statistik dan sejarah bisa membantu, tapi Klopp tidak mau timnya tinggal dimasa lalu saja.

Jurgen Klopp Masih Tetap Menyinggung Man City, Liverpool Tidak Akan Terkalahkan

 

“Kami tidak pernah berpikir seperti itu. Jika tidak ada yang memberi tahu saya, saya tidak akan tahu bahwa sudah kami sudah mencatat 12 kemenangan beruntun.
‘’Saya tidak tahu kapan terakhir kali kami kalah, saya tidak tahu siapa yang kami lawan 12 pertandingan yang lalu, kami tidak pernah berpikir begitu. Kami hanya fokus pada pertandingan berikutnya.’’

Klopp tahu bahwa masa lalu hanya akan membuat timnya tertekan. Dia tidak mau tim Liverpool saat ini selalu dibandingan dengan Liverpool yang lalu, dan terlebih dibandingkan dengan Man City dalam berburu gelar juara.
‘’Yang anda lakukan adalah menginginkan kami menjalani musim ini seperti musim lalu, khususnya Man City. Yang mungkin juga harus mengantisipasi akan hal itu.’’
‘’Namun, kami tidak bisa menilai musim kami, situasi kami, membandingkannya dengan situasi Man City.’’Jika kami kehilangkan poin, maka persaingan selesai.’’
‘’Tidak bisa seperti itu, sebab kami akan menghadapi tekanan yang besar ,’’ katanya.

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane

Zidane merespon kabar perpindahan kiper Keylor Navas. Real Madrid sulit merelakan akan sosok seorang Keylor Navas dalam skuad.
Keylor Navas dalam satu pekan terakhir memang dikabarkan akan hekang dari Madrid. Kiper asal Ibukota San José tersebut dikaitkan dengan PSG pada bursa transfer musim panas 2019 ini.

Keylor Navas diyakini sudah tidak lagi betah di Real Madrid. karena, selama ini dia hanya menjadi pemain kedua. Navas sering duduk di bangku cadangan dan hanya melihat Thibaut Courtois bermain. Beberapa media Spanyol mengabarkan bahwa kepindahan Keylor Navas hanya tinggal menunggu keputusan Navas. Lantas, apa respon Zidane akan kabar tersebut.

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane

 

Real Madrid sebenarnya sudah hendak melepas Keylor Navas sejak musim 2017 – 2018 lalu. Namun, Zidane melarang keras penjualan Keylor Navas. Zidane menentang presiden Madrid Florentino yang ingin melepas Navas.
Ketika rumor Keylor Navas akan pindah kembali menguat pada musim 2019 – 2020 ini, Zidane pun bersikap. Bagi Zidane Navas adalah kiper yang sangat penting bagi Real Madrid.
“Saya tidak bisa membayangkan skuad Madrid tanpa sosok Navas. Dia adalah pemain penting, dia akan selalu begitu,” kata Zidane pelatih asal Prancis.

“ Saya tidak ingin membayangkan kemungkinan itu. Navas belum mengatakan bahwa dia ingin hekang kepada saya. Navas ada di sini dan dia ingin bermainn, itu yang penting,” kata Zidane.
Terlepas dari kondisi yang sedang terjadi, Zidane tetap yakin Keylor Navas akan tetap bersikap professional. Zidane sama sekali tidak ragu dengan kemampuan Navas karena selama ini telah membuktikan dapat tampil dengan maksimal bagi Real Madrid.

“Dia selalu bersikap professional, kami bakal memainkan banyak laga dan saya mengandalkan kemampuannya. Saya akan mengandalkannya. Pesan saya : Saya menginginkan dia bertahan” kata Zidane.
Sebelum Courtois datang, Keylor Navas adalah pemain yang sangat penting untuk Real Madrid. dia turut ikut serta berhasilnya Real Madrid menjadi juara Liga Champions. Navas memiliki catatan apik bersama Real Madrid.

Real Madrid Tidak Akan Melepaskan Luka Jovic Pede

Image result for Real Madrid Tidak Akan Melepaskan Luka Jovic Pede

Luka Jovic kembali mengangkat bicara mengenai rumor bahwa ia akan meninggalkan Real Madrid di musim panas ini, di karenakan situasi itu tidak akan terjadi karena ia mendaptkan dukungan penuh dari pelatih El Real, Zinedine Zidane.Striker 21 tahun itu baru mendarat di Santiago Bernabeu musim panas ini. Eintracht Frankfurt mendatangkan ia dengan mahar transfer sebesar 60 juta Euro.

 

Namun tersebar berita bahwa Jovic akan di pindahkan ke klub lain. Ac Milan dan Inter Milan tertarik untuk merekrut sang striker setelah ia disebut gagal memenuhi ekspektasi Zidane.

Real Madrid Tidak Akan Melepaskan Luka Jovic Pede

 

 

Jovic membantah kabar berita tersebut ia menilai Zidane kepercayaan ke dia. Zidane percaya kepada saya,”beber Jovic kepada Novosti.
Jovic menilai kabar tersebut adalah kebohongan besar, melainkan dia menaruh kepercayaan kepada sang pemain tersebut.

 

“Saya rasa tidak ada yang berubah selama musim panas ini. Pelatih mempercayai saya selama kami bekerja bersama.”
Selama ini dia menyerap ilmu yang di ajarkan oleh Zidane dan tim pelatihnya dan berharap bisa menjadi andalan di lini serang Los Blacos.
Saya senang di latih oleh Zidane karena ia dan para pelatih kami adalah pelatih terbaik di dunia.

 

Luka Jovic baru baru ini menjalami debutnya di tim utama Real Madrid di La Liga. Ia masik sebagai pemain pengganti saat timnya menang 3-1 atas Celta Vigo di Joernada pertama La Liga.

Dalam Hitungan Jam, Alexis Sanchez Akan Bergabung Inter Milan !

Nampaknya transfer Alexis Sanchez akan segera berakhir. Winger Manchester United diyakini akan bergabung dengan Inter Milan dalam hitungan Jam.

 

Winger Timnas Chile itu memang digosipkan akan segera meninggalkan United di musim panas ini. Ia dinilai tidak berkontribusi dengan baik untuk lini serang MU sejak didatangkan dari Arsenal pada januari 2018 lalu.

 

Gazzetta Dello Sport mengatakan bahwa proses transfer itu akan berjalan dengan sukses. Sang winger diyakini bakal bergabung dengan Inter Milan dalam waktu dekat.

Dalam Hitungan Jam, Alexis Sanchez Akan Bergabung Inter Milan !

 

Inter meminjam sang pemain selama satu musim. Mereka akan membayar biaya pinjamannnya dan mereka akan pamerkan sang winger di musim panas tahun depan.

Dalam waktu peminjaman, Inter hanya akan membayar separuh gaji Sanchez, karena separuh gaji sisanya di subsidi MU sepanjang masa peminjamannya.

 

Sementara sang pemain kini sudah bersiap-siap untuk pindah. Ia akan di jadwalkan menjalani tes medis di unter dalam waktu dekat.

Proses transfer ini diperkirakan rampung dalam 48 jam ke depan, dimana Sanchez akan di perkenalkan sebagai pemain baru Inter pada tanggal 21 Agustus mendatang.

Liverpool Gagal Lepas Dejan Lovren ke Roma

Perpindahan bek Dejan Lovren dari Liverpool ke AS Roma dikabarkan menemui kegagalan setelah klub Serie A tersebut diklaim tak bersedia menuruti permintaan sang pemain.

 

Bel asal Kroasia tersebut sudah tak msuk dalam skuat Liverpool untuk laga Piala Super Eropa konta Chelsea.

Lovren sempat dikabarkan tinggal selangkah lagi pindah ke Roma dengan status pinjam diserta kewajiban pembelian permanen senilai 25 juta Euro tergantung pada kondisi yang sudah disepakati.

 

Liverpool Gagal Lepas Dejan Lovren ke Roma

 

Roma dikabarkan telah bersepakat soal perjanjian pribadi dengan Lovren. Namun seperti dilansir La Gazzetta dello Sport.

kepindahan Lovren batal terlaksana karena Roma menolak untuk memenuhi permintaan bonus senilai 1 juta euro yang di ajukan pemain 30 tahun ini.

Lovren sendiri sejatinya sudah rela gajinya dipotong 1 juta euro untuk bisa bergabung dengan Roma. Namun permintaan bonusnya justru ditolak oleh kubu I Lupi.

 

Kegagalan Lovren besar kemungkinan ia bakal bertahan sekuat Liverpool asuhan Jurgen Klopp.
Loveren bisa jadi akan tetap hengkang dari Anfield jika ada tawaran menggiurkan dari klub Eropa.

Diterima Liverpool sebelum jendela transfer pemain Eropa ditutup pada 2 September mendatang.

 

Roma sendiri langsung bergerak memburu pemain lain usai rencana kedatangan Lovren gagal terwujud.