Begini Reaksi Solskjaer Ketika Melihat Zidane dan Real Madrid Terus Mengejar Pogba

Dikabarkan Ole Gunnar Solskjaer sangat merasa kesal kepada Zinedine Zidane dan Real Madrid yang saat ini masih terus mengejar Paul Pogba. Bos Manchester United merasa Madrid sudah kelewat batas.
Pogba dinilai akan segera meninggalkan Old Trafford musim panas ini. Pada gelandang Prancis ini mengaku ingin mengejar tantangan baru, Real Madrid pun muncul sebagai kandidat kuat.

Walaupun begitu, pada akhirnya kepindahan ini mengalami kegagalan di karenakan Madrid saat ini sudah mendatangkan beberapa pemain. MU juga tak mau menjual dan tidak bisa dipaksakan menjual, pogba masih terikat kontrak tiga tahun. Madrid ternyata masih tetap bersikeras, dan akhirnya membuat Solskjaer kesal.

 

Begini Reaksi Solskjaer Ketika Melihat Zidane dan Real Madrid Terus Mengejar Pogba

 

Solskjaer saat ini merasa sangat kesal di karenakan rendahnya kebijaksaan Zidane terkait kemungkinan pembelian Pogba ini. Dia juga tidak memiliki niat untuk mengkriti Pogba, yang dimana menurutnya dia merupakan di posisi sebagai korban.

Solskjaer mengetahui dan memahami usaha transfer itu adalah tindakan normal, dikarenakan Madrid memang membutuhkan Pogba. Namun ada yang di sesalinya yaitu sikap diam Madrid ketika MU sudah jelas-jelas menolak menjual.

 

Zidane dan Madrid tidak pernag mengkonfirmasikan apa pun, juga tak pernah meminta maaf . Padahal, Pogba sudah jelas masih merupakan seorang pemain MU yang masih secara resmi, tapi Madrid seakan-akan sengaja mengabaikannya.

 

Pogba tetap bertahan di Old Trafford. Sekarang dia menghadapi tantangan yang besar untuk bisa membuktikan dirinya sendiri. Pogba adalah pemain yang terbaik di tim MU, akan tetapi performanya pada empat pertandingan Premier League sejauh ini belum cukup menjanjikan. Pogba pada musim ini merupakan musim yang penting untuk dia pergi dari sana.
Satu hal yang perlu di apresiasi dari Pogba adalah sikap diamnya. Dia tidak pernah berkomentar tentang rumor transfer ini, hanya satu komentar tentang tantangan baru.

Finis Arsenal Di Bawa Tottenham Lagi Pada Musim Ini

 

Jose Mounrinho sempat menjelaskan prediksinya tentang persaingan para pemain papan atas Premier League 2019/2020. Rivalitas London Utara, dia menyakini Tottenham masih lebih kuat dari Arsenal.
Pada dua rival ini bermain dengan imbang 2-2 di Emirates Stadium di pekan lalu. Sempat tertinggal Arsenal di belakang dengan 2 gol terdahulu. Lalu perjuangan keras untuk menyamakan kedudukan lewat dua striker mereka.

 

Dua tim ini bermain sangat kuat. Tottenham tampil dengan diminan di babak pertama, tapi Arsenal membalas pada babak kedua. Dan dua tim ini belum menemukan konsistensi permainan.walaupun demikan , Mourinho tetap mendukung Tottenham sebagai yang lebih baik.
Mourinho berkata Premier League musim ini tak begitu jauh berbeda dari musim lalu. Man City dan Liverpool masih yang terkuat, lalu Tottenham sebagai tim nomor ke tiga.

Finis Arsenal Di Bawa Tottenham Lagi Pada Musim Ini

 

‘’Saya masih memilih Tottenham. Ini akan jadi persaingan Man City dengan Liverpool dan saya masih berpikir Spurs merupakan tim terbaik nomor tiga.’’ Biar begitu, saya menyukai banyak hal dalam skuad Arsenal.’’
Dan yang menjadi permasalahannya, Tottenham sendiri saat ini belum benar benar stabil. Dari jawaban yang di prediksikan Mounrinho, pasukan Mauricio Pochettino harusnya menemukan cara memperbaiki performa mereka.

 

Jamie Redknapp, dia tahu Spurs sedang bermasalah, tapi komposisi skuad mereka sudah cukup bagus untuk menyelesaikan masalah itu dan tampil dengan lebih baik lagi.
‘’Saya memilih Spurs sebab saya kira mereka akan lebih baik. Mereka punya Delle Alli, Tanguy Ndombele, dan Giovani Lo Celso yang akan segera pulih , akan tetapi mereka harus menghentikan kemerosotan ini,’’ kata Redknapp.
‘’Mereka hanya mencatatkan empat kemenangan dalam 15 laga terakhir, jadi ini bukan hanya masalah di bursa transfer. Mereka harus lebih baik lagi dan berkembang,’’tandasnya.

Jurgen Klopp Masih Tetap Menyinggung Man City, Liverpool Tidak Akan Terkalahkan

Saat ini Liverpool sedang melaku dengan kencangnya didalam tren positif sejak Premier League 2019/20. The Reads memimpin dengan poin 9, dari tiga pertandingan sejauh ini.
Liverpool mengalahkan Arsenal dengan 3-1 di Anfield. Kemenangan special ini menyamai rekor klub dengan 12 kemenangan liga beruntun, sebelum dicatat oleh Sir Kenny Dalglish pada tahun 1990.

Kini, The Reads memiliki peluang untuk melampaui rekor dalam melawan di markas Burnley, Sabtu (31/8/2019) pada malam nanti. Jurgen Klopp menegaskan timnya tidak pernah memperdulikan statistic seperti itu.
Klopp selalu melihat kedepan dan tidak mau melihat di belakang. Ia selalu fokus pada setiap pertandingan yang ada. Statistik dan sejarah bisa membantu, tapi Klopp tidak mau timnya tinggal dimasa lalu saja.

Jurgen Klopp Masih Tetap Menyinggung Man City, Liverpool Tidak Akan Terkalahkan

 

“Kami tidak pernah berpikir seperti itu. Jika tidak ada yang memberi tahu saya, saya tidak akan tahu bahwa sudah kami sudah mencatat 12 kemenangan beruntun.
‘’Saya tidak tahu kapan terakhir kali kami kalah, saya tidak tahu siapa yang kami lawan 12 pertandingan yang lalu, kami tidak pernah berpikir begitu. Kami hanya fokus pada pertandingan berikutnya.’’

Klopp tahu bahwa masa lalu hanya akan membuat timnya tertekan. Dia tidak mau tim Liverpool saat ini selalu dibandingan dengan Liverpool yang lalu, dan terlebih dibandingkan dengan Man City dalam berburu gelar juara.
‘’Yang anda lakukan adalah menginginkan kami menjalani musim ini seperti musim lalu, khususnya Man City. Yang mungkin juga harus mengantisipasi akan hal itu.’’
‘’Namun, kami tidak bisa menilai musim kami, situasi kami, membandingkannya dengan situasi Man City.’’Jika kami kehilangkan poin, maka persaingan selesai.’’
‘’Tidak bisa seperti itu, sebab kami akan menghadapi tekanan yang besar ,’’ katanya.

Milan Mendiskusikan Luka Jovic Dan Mariano Diaz Pada Pertemuan Real Madrid

Di AC Milan masih banyak mendatangkan pemain pada bursa transfer pada musim panas ini. Sang raksasa Serie A dikabarkan tengah berupaya membajak Mariano Siaz dan Luka Jovic dari Real Madrid.

Klub berjuluk Rossoneri sampai saat ini mendatangkan 5 pemain yang baru dan menghabiskan dana sebesar 72 Juta poundsterling. Yang termahal adalah Rafael Leao, yang didatangkan dari Lille dengan dana 22,5 Juta Poundsterling.

Baru ini Krzysztof patek dan Leao saja yang mereka miliki untuk mengisi dua posisi di formasi 4-3-1-2 milik sang pelatih, Marco Giampaolo.

Baru saja Milan melepas Patrick Cutrone ke salah satu peserta Premier League, Wolverhampton Wanderers, sementara Andre Silva sedang di usahakan dilepas ke klub lain.

Milan Mendiskusikan Luka Jovic Dan Mariano Diaz Pada Pertemuan Real Madrid

Milan di kabarkan tertarik dengan penyerang Atletico Madrid, Angel Correa. Namun proses transfer yang rumit membuat Rossoneri kesulitan mendaratkannya di Sansiro.

Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Milan sudah mengagendakan pertemuan dengan Real Madrid untuk mendiskusikan dua pemain, yakni Mariani Diaz dan Luka Jovic.

Mariano dianggap sebagai surplus di lini depan Real Madrid, setelah Gareth Bale tampil apik pada laga pekan perdana La Liga belum lama ini. Sampai sekarang, Los Merengues memiliki sekitar 12 pemain yang bisa menjadi tumpuan Zinedine Zidane di lini depan.

Eden Hazard, Marco Asensio, dan Rodrygo saat ini sedang menepi untuk sementara waktu di karenakan mengalami cedera. Walaupun begitu, Real Madrid masih tetap memiliki Sembilan pemain untuk berebut tiga posisi di formasi 4-3-3 milik Zidane.

Saat ini Jovic dikabarkan gagal mencuri hati Zidane meskipun baru direkrut dari Eintracht Frankfirt dengan mahar 60 juta euro. Madrid dikabarkan ingin melepasnya, namun sebatas pinjaman saja.

Prediksi Pertandingan Burnley Vs Parma 3 Agustus 2019

Prediksi Pertandingan Burnley Vs Parma 3 Agustus 2019 – Prediksi Bola Terpercaya – Pertandingan Liga Friendlies  antara Burnley Vs Parma akan diadakan pada tanggal 03 Agustus 2019 Pukul 21.00 WIB si Stadium Turf moor sangat dinantikan oleh para pecinta sepak bola. Berikut kami akan mengulas singkat perihal prediksi pemenang pertandingan tersebut.

 

Burnley sebagai tuan rumah pertandingan tersebut akan berusaha untuk memenangkan pertandingan tersebut. Dilihat dari pertandingan-pertandingan sebelumnya sepertinya Burnley memiliki peluang besar untuk menang di kesempatan kali ini. Dari pertandingan dengan Fulham, burnley berhasil mencetak 1 gol dengan skor 1-0, sepertinya kemenangan tersebut berlanjut hingga pertandingannya melawan Port Vale dengan skor 1-3.

Prediksi Pertandingan Burnley Vs Parma 3 Agustus 2019

 

Namun burnley juga sempat dikalahkan oleh Crewe Alexander dengan skor akhir 1-0. Usai kalah melawan Crewe Alexander, Burnley tidak menyerah begitu saja dan kembali memperoleh kemenangan telak dengan mengalahkan Fleetwood Town dengan skor akhir 2-0. Dipertandingan terakhir, Burnley mendapatkan hasil seri dengan skor 2-2 melawan Wigan Athletic.

 

Dari tim parma sendiri memiliki sejarah panjang yang cukup mengesankan. Pasalnya Parma pernah mendapatkan skor seimbang saat menghadapi  Sampdoria dengan hasil akhir 3-3. Parma juga mendapatkan hasil seimbang pada pertandingan melawan Trabzonspor dengan skor 2-2. Parma juga mendapatkan hasil tak terduga saat berhadapan dengan Bologna yang memimpin skor dengan hasil akhir 4-1.  Dari sejarah pertandingannya, Parma mengalami 3 kali kekalahan dan 2 kali kedudukan seri.

Melihat hal tersebut sepertinya kemenangan Burnley sudah dapat dipastikan.

Berikut rincian 5 pertandingan terkahir dari Burnley dan Parma:

 

5 Pertandingan terakhir Burnley:

 

13/07/19  CLF Burnley 1 – 0 Fulham
20/07/19  CLF Port Vale 1 – 3 Burnley
20/07/19  CLF Crewe Alexandra 1 – 0 Burnley
24/07/19  CLF Fleetwood Town 0 – 2 Burnley
27/07/19  CLF Wigan Athletic 2 – 2 Burnley

 

5 Pertandingan terakhir Parma:

 

05/05/19 SEA Parma 3 – 3 Sampdoria
14/05/19 SEA Bologna 4 – 1 Parma
19/05/19 SEA Parma 1 – 0 Fiorentina
27/05/19 SEA AS Roma 2 – 1 Parma
27/07/19 CLF Trabzonspor 2 – 2 Parma

 

Berikut urutan pemain akan bermain nanti:

 

Burnley : Heaton; Lowton, Tarkowski, Mee, Taylor; Hendrick, Westwood, Cork, McNeil; Barnes, Wood

Parma : Sepe; Gagliolo, Bastoni, Alves, Iacoponi; Kucka, Scozzarella, Barilla; Biabiany, Inglese, Gervinho.

 

Prediksi skor yang akan keluar:

Burnley : Parma:

2 : 0