Tanggapan Maguire , Ketika Diminta Menjadi Kapten Manchester United

Seorang pemain Harry Maguire yang baru bergabung dengan Machester United di beberapa bulan yang lalu. Namun dukungan bagi dirinya untuk bertanggung jawab menjadi kapten klub terus digaungkan hingga saat ini.
Yang dimana sudah di ketahui, Maguire resmi di rekrut dari Leicester City saat bursa transfer pada musim panas lalu yang hampir di tutup. Manajemen the Red Devils harus menggelontarkan dana yang fantastis, yakni 80 juta pounds, untuk mendaratkannya di Old Trafford.

 

Maguire di harapkan menjadi solusi bagi lini pertahanan Manchester United yang keropos pada musim kemarin. Dan harapan itu terwujud, karena the Red Devil baru kebobolan enam kali dari enam laga yang telah terlewati.
Dan di info lainnya, Liverpool yang sedang menepati puncak klasemen hanya mencapai kebobolan lima gol sejauh ini. Sayangnya pencapaian Manchester United tersebut tidak dibarengi dengan torehannya di klasemen. Sejauh ini mereka masih terdampar di urutan ke 11.

 

 

Tanggapan Maguire , Ketika Diminta Menjadi Kapten Manchester United

 

 

Di pekan terakhir, banyak yang menyakini bahwa karakter seorang Maguire cocok untuk memimpin Manchester United. Sehingga desakan kepada klub untuk segera memberikannya jabatan itu semakin berkumandang kecang.
Namun umur bek yang sudah berumur 27 tahun tersebut nampaknya belum begitu percaya diri dengan kemampuannya dalam memimpin skuat saat ini. Tetap saja ia masih merasa harus membenahi beberapa aspek, terutama soal bagaimana dirinya berbicara di atas lapangan.
Itu adalah sesuatu yang harus di benahi, kepemimpinan di lapangan dan terutama, cara berbicara saya”.

 

“saya ingin sesuatu yang lebih dari para pemain, menginginkan standar, namun saya pastinya tidak berkonsentrasi kepada hal itu pada saat ini. Saya sedang fokus penuh kepada pembenahan tim dan membawa klub ini kembali ke tempat yang seharusnya,’’lanjutnya.
Sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, menggunakan jasa Maguire secara regular pada musim ini. Ia tampil dalam semua enam pertandingan yang telah dilakoni oleh the Reds bersama rekan setimnya, Victor Lindelof.

 

Diwaktu yang singkat, namun catatan kebobolan MU pada musim ini bisa di anggap impresif. Maguire yakin performanya antara dirinya dengan rekan setim lain.
“Permainannya saya akan berkembang saat saya sudah semakin mengenal dan mendapatkan pengalaman yang lebih banyak dengan mereka-posisi yang mereka ambil, cara mereka ingin menerima bola, dan area yang di mana saya bisa mendapatkan bola,’’tambahnya.

 

“Jadi saya tahu bahwa dimana rekan-rekan setim saya, tanpa harus melihat dan mencoba mencari mereka. Dan itu akan berkembang dan saya yakin akan berkembang selama musim berjalan, bermain dengan rekan setim lebih sering dan mengembangkan hubungan saya dengan Vic,”tandasnya.

Kali Ini Manchester United Serius Mengopsikan Pemulangan Zlatan Ibrahimovic

Berita kepulangan Zlatan Ibrahimovic ke Manchester United berpotensi besar menjadi kenyataan. Manajemen Machester United benar-benar serius mencoba menggaet kembali stiker LA Galaxy tersebut.
Zlatan adalah pemain yang pertama kali bergabung di United pada tahun 2016 silam. Ia merupakan seorang pemain yang bermain dengan sangat baik dan menghantarkan United memenangkan trofi Liga Europa dan Carabao Cup.

Namun pada awal tahun 2018 kemarin, Ziatan meninggalkan MU untuk bergabung dengan LA Galaxy. Akan tetapi Striker gaek itu beberapa kali mengatakan bahwa ia siap kembali ke OLD Trafford jika ia di butuhkan.
Menurut laporan yang ada, kemungkinan Ziatan kembali ke OLD Trafford sangat terbuka lebar. Manchester United berencana untuk merekrutnya kembali.

 

Kali Ini Manchester United Serius Mengopsikan Pemulangan Zlatan Ibrahimovic

 

Manajemen United memutuskan untuk mencoba memulangkan Zlatan setelah lini serang MU cukup mandul saat ini.
United memang mengalami kesulitan mencetak gol karena hanya mengandalkan Marcus Rashford, Anthony Martial dan Mason Greenwood. Ketika pemain striker muda itu saat ini masih mengalami kesulitan mencetak gol dengan regular, sehingga United merasa butuh striker berpengalaman untuk membantu para striker muda ini.

 

Diwaktu yang sementara ini Zlatan sendiri sudah mengemas 50 gol dari 54 penampilannya untuk LA Galaxy. Untuk itu manajemen MU merasa dirinya masih bisa menjadi tambahan yang sangat bagus pada lini serang Setan Merah.
Dikabarkan bahwa Manchester United berniat memulangkan Ziatan di bulan Januari nanti.Kontrak sang stiker akan habis pada bulan Desember akhir tahun ini. Maka dari itu mereka bisa mendatangkan sang striker tanpa mengeluarkan dana yang besar.

 

Ibra juga diberitakan masih bertantang untuk memenangkan gelar liga Inggris, sehingga ia menutup akan peluangnya kembali ke Old Trafford.
Hingga pada akhir pekan ke enam EPL kemarin, United masih tertahan dipapan tengah EPL musim ini. Dikarenakan mereka hanya mampu meraih kemenangan delapan poin dari enam pertandingan sehingga mereka tertahan di peringkat delapan klasemen sementara EPL.

Bagaimana Tanggapan Pelatih Juventus Bahwa Di Kabarkan Rabiot Merasa Resah

Dibeberapa waktu lalu, sempat beredar ada kabar bahwa Adrien Rabiot sedang merasa resah karena terlalu sering didudukkan di bangku cadangan Juventus. Maurizio Sarri selaku pelatih pun dicecer pertanyaan soal kabar tersebut.

 

Rabiot adalah salah satu dari delapan rekrut Juventus pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang asal Perancis diboyong dari PSG dengan status bebas transfer setelah kontraknya berakhir pada bulan Juni kemarin.
Posisi saat ini dia mengharapkan akan adanya pergantian dua gelandang Juventus lainnya yang sudah mulai termakan umur, seperti Blaise Matuidi dan Sami Khedira. Seperti yang sudah kita ketahui, usia mereka sudah mencapai 30 tahun di atas.

Bagaimana Tanggapan Pelatih Juventus Bahwa Di Kabarkan Rabiot Merasa Resah

 

Namun yang terlihat justru berbeda dari harapan. Matuidi dan Khedira masih sering dimainkan secara regular oleh Sarri. Akan tetapi, Rabiot yang usianya jauh lebih muda dari keduanya, lebih sering menjadi penghuni bangku cadangan.
Rabiot sampai saat ini masih mencatat satu kali penampilan sebagai starter di ajang Serie A. Penampilan perdananya itu terjadi pada hari Rabu 25/9/2019 waktu kemarin, tepatnya saat Bianconeri bertemu dengan Brescia di Stadio Mario Rigamonti.

 

Disaat beberapa waktu yang lalu, Rabiot sempat di kabarkan merasa gelisah dan resah karena terlalu sering menjadi penghias bangku cadangan ketimbang beraksi di lapangan. Sarri juga mendapatkan banyak pertanyaan seputar sang pemain di konferensi pers jelang menghadapi SPAL.
“Saya sudah pernah berkata bahwa dia bisa bermain lebih baik, dan saya merasa senang dengan bagaimana ia tampil sejauh ini,” jawab Sarri.
“Rabiot tidak bermain di tahun 2019 ini jadi dia harus bersabar, namun pada babak kedua dia sudah bermain sedikit lebih baik,”lanjut mantan pelati Chelsea.

 

PSG masih membekukan status Rabiot. Ia tak pernah terlihat lagi bermain sebagai penggawas Les Parisiens sejak bulan Desember 2018 yang lalu. Mengungkapkan keenggannya memperpanjang kontrak.
Sarri merasa Rabiot memerlukan waktu yang lebih banyak untuk beradaptasi kembali dengan lapangan dan intensitas pertandingan. Selain itu, Sarri juga menganggap Rabiot belum sepenuh sudah memahami setiap skema yang ia terapkan.

 

“Kami harus membantunya, dan dia harus terbiasa dengan sepak bola dan gaya bermain kami,”.
Rabiot mempunyai peluang tampil lagi di saat Juventus bertemu dengan SPAL di ajang Serie A hari Sabtu 28/9/2019 nanti. Satu slot lini tengah diyakini akan lowong menyusul kabar soal Blaise Matuidi yang akan di turunkan sebagai bek kiri pada pertandingan tersebut.

Siap Main Lawan SPAL, Kabar Pemain Christiano Ronaldo Kembali Berlatih

Kabar yang bagus bahwa Juventus akan kembalinya seorang sang bintang, Christiano Ronaldo ke sesi latihan jelang laga kontra SPAL pada akhir pekan ini.
Sebelumnya, Ronaldo sempat absen kala Juventus bertandang ke markas Brescia tengah pekan kemarin. Tampil tanpa CR7, Bianconeri tetap sukses meraih kemenangan 2-1.
Juventus menyebut bahwa Ronaldo akan absen karena cedera. Hal ini pula yang membuat pemain 34 tahun itu absn dalam acara FIFA Football Award di Milan awal pekan kemarin.

 

Siap Main Lawan SPAL, Kabar Pemain Christiano Ronaldo Kembali Berlatih

 

Kini sang bintang Ronaldo telah kembali ke skuat Juventus. Pemain yang asal dari Portugal ini akan mengikuti sesi latihan pada hari Kamis 26 September 2019 sore hari.

ketika Juventus menjamu SPAL, Pemain Ronaldo ini kemungkinan besar akan kembali di turunkan oleh Maurizio Sarri Sabtu 28 September 2019 di malam besok.
Pemain yang absen dalam sesi latihan ini adalah Alex Sandro. Ia pulang kampong ke Brasil karena ayahnya meninggal dunia.

 

Disaat masih menjadi bawahan asuh Sarri, Juventus hingga kini belum terkalahkan. Terbaru, La Vecchia Signora sukses mengalahkan Brescia dengan skor tipis 2-1.
Meski demikian, banyak pihak yang masih mengkritik Juventus asuhan Sarri karena dinilai saat ini masih belum mampu menampilkan permainan impresif.
Ronaldo sendiri hingga kini sudah menciptakan dua gold dan satu assist dalam empat laga yang sudah ia jalani di Serie A musim ini.

Andrea Barzagli Di Kabarkan Resmi Akan Kembali Ke Juventus

 

Juventus menggumumkan bahwa mereka telah resmi menunjuk seorang pemain yang bernama Andrea Barzagli yang akan masuk dalam staf kepelatihan Maurizio Sarri.
Barzagli baru saja mengantung sepatu pada akhir musim lalu sebelumnya memperkuat Juventus sejak 2010 silam. Usia pemain ini yang sudah menginjak 38 tahun akan menjadi alasan utamanya untuk pensiun.
Karna sosok ketangguhan Barzagli yang menjadi pertahanan barisan Juventus. Barzagli mempersembahkan berbagai gelar bergengsi bagi Bianconeri termasuk delapan scudetti.

Andrea Barzagli Di Kabarkan Resmi Akan Kembali Ke Juventus

 

Hanya beberapa bulan saja pensiun , Barzagli akhirnya mendapatkan kesempatan untuk kembali ke Juventus, meski kali ini bukan sebagai pemain.
Lewat halaman resmi mereka pada Rabu 25 September 2019, Juventus menyatakan dan mengabarkan bahwa Barzagli akan mendapat peran spesifik sebagai kolaborator teknik tim utama asuhan Sarri.

Barzagli akan langsung memulai kembali tugas nya yang baru pada sesi latihan pertamanya di hari Kamis 26 September 2019.
Di bawah asuhan Sarri, Juventus hingga kini belum merasa terkalahkan. Terbaru, La Vecchia Signora sukses mengalahkan Brescia dengan skor tipis 2-1.
Meski demikian, banyak pihak yang masih mengkritik Juventus dengan asuhan Sarri karena di nilai belum mampu menampilkan permainan yang impresif.

 

MU Di Prediksikan Tidak Cukup Kuat Untuk Masuk Di Empat Besar

Martin Keown memprediksi Manchester United mengenai finish di akhir musim nanti. Dimana ucapannya itu bahwa kelompok Setan Merah ini tidak cukup bagus untuk finish di empat besar musim ini.
Sebelumnya masih ada cahaya harapan bagi United untuk tampil mengesankan di musim ini. Hal ini di awali dari sebuah keberhasilan mereka saat menyapu bersih semua laga pra musim mereka dengan kemenangan dan mereka berhasil menang 4-0 melawan Chelsea di partai pembuka EPL.
Namun perform United tidak kunjung membaik sejak pekan kedua EPL. Mereka hanya meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir mereka di EPL, dimana yang terakhir mereka kalah 2-0 dari West Ham.

 

MU Di Prediksikan Tidak Cukup Kuat Untuk Masuk Di Empat Besar

 

Menurut pandangan dimata Keown, sangat sulit bagi United untuk mencapai finish di empat besar di musim ini. “United finish di peringkat enam musim lalu.”
Ada satu faktor yang dinilai Keown yang membuat dia merasa ragu United bisa berprestasi di musim ini.
“Saat ini mereka kehilangan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez tanpa mencari pengganti mereka. Bagaimana mungkin mereka bisa lebih kuat saat ini? Itu tidak masuk akal.”
Keyakinan Keowon menyakini bahwa United bakal kesulitan untuk meraih finish di empat besar di karenakan dua stikernya tidak cukup bagus untuk membuat United meraih banyak gol.

 

“Ole Gunnar Solskjaer tahu nilai-nilai yang di butuhkan untuk membuat lini serang yang kuat.”
“Saya pernah menghadapi United yang di perkuat oleh Solskjaer, Teddy Sheringham, Andy Cole dan Dwight Yorke. Saat ini mereka hanya akan mengandalkan Marcus Rashford dan Anthony Martial untuk memimpin lini serang mereka.”ia menandaskan.
Dan dimana kita tahu saat ini Manchester United sedang mengalami masalah dengan lini serang mereka.
Baik Anthony Martial dan Marcus Rashford saat ini tengah mengalami cedera dan belum bisa memperkuat Skuat Setan Merah untuk sementara waktu.

Karena Cedera Sempat Membuat Wonderkid Chelsea Merasa Panik

Dimana kita tahu, kalau cedera merupakan salah satu resiko yang datang menghampiri pemain sepak bola. Walaupun bisa di katagorikan wajar, namun Wonderkid Chelsea , Mason Mount, sempat merasa ketakutan di kala mengalami cedera beberapa waktu yang lalu.
Mason Mount mangalami cedera ketika membela Chelsea menghadapi Valencia di fase grup Liga Champions beberapa waktu lalu. Karena itu, ia pun harus merasa di Tarik ke luar lapangan setelah bermain selama 16 menit saja.

Tanpa ada dirinya, Chelsea tidak bisa tampil dengan kekuatan 100 persen. Alhasil skuat asuhan Frank Lampard tersebut harus menerima hasil kekalahan 1-0 atas Valencia.
Setelah pertandingan, ia di vonis mengalami cedera pergelangan kaki. Mount sempat diragukan bakalan tampil pada saat Chelsea menghadapi Liverpool di Premier League akhir pekan kemarin.

Karena Cedera Sempat Membuat Wonderkid Chelsea Merasa Panik

 

Akan tetapi, beruntungnya bagi Mount. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dirinya bisa ikut tampil melawan Liverpoo. Cedera yang dialaminya ternyata tidak separah yang dibayangkan sebelumnya.
Rupanya pengalaman cedera tersebut sempat membuat Mount merasakan takut yang sangat besar. Ia berpikir bahwa dirinya akan absen lama.
“Begitu saya mendapatkan cedera itu, dipikiran saya bahwa ini akan mengalami cedera yang panjang. Kami mendinginkannya dan kami membiarkannya sedikit tenang,”Ujar Mount .

“ Lalu menyadari bahwa cedera itu tidak separah yang dibayangkan pertama kali. Pada hari berikutnya saya sudah bisa berlari sedikit,” lanjutnya.
Namun Mount tidak menyangkal bahwa dirinya merasa sedih karena harus mengalami cedera di laga penting. Bagaimanapun juga, laga kontra Los Che tersebut merupakan kesempatan pertamanya untuk merasakan atmosfir Liha Champions.
“itu adalah Laga debut Liga Champions saya dan anda tak ingin segera berakhir seperti itu, naming begitulah sepak bola. Hal seperti itu terjadi,’’tambahnya.

“Saya mencoba untuk tetap positif, menantikan laga kontra Liverpool, dan menentukan tujuan untuk bisa siap demi laga tersebut. Saya rasa saya bisa pulih dengan cepat. Dan pastinya kami akan bekerja lebih keras dan saya bisa kembali bermain,”sambungnya lagi.
Mount juga menampik bahwa cedera mempengaruhi performnya kala berhadapan dengan Liverpool. “Saya pikir anda harus menghalangi hal seperti itu dari kepala dan tetap fokus pada pertandingannya,”tandasnya.

Mengapa Tak Ada Greenwood di Skuat Manchester United Kontra West Ham

 

Mason Greenwood berhasil mencatatakan apik saat Manchester United bermain di ajang Liga Europa beberapa hari yang lalu. Namun namanya tak diikutsertakan dengan skuat inti kala menghadapi West Ham di Premier League, Minggu tanggal 22-09-2019. Seorang pemain ini berumur 17 tahun berhasil menjadi pahlawan kemenangan the Red Devils saat bertemu FC Astana. Berkat gol yang di berikannya , Manchester United bisa keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0.

 

Skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer itu pun berhasil mengamankan tiga poin yang sangat penting. Sementara Greenwood sendiri mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol termuda Manchester United di kompetisi Eropa.
Namun ada keanehannya, namanya tak tercatat dalam daftar skuat saat menjalani laga melawan West Ham United di London Stadium. Padahal the Red Devils sendiri sedang kekurangan amunisi di lini depan lantaran salah satu penyerangnya, Anthony Martial yang saat itu belum bisa bermain.

 

Mengapa Tak Ada Greenwood di Skuat Manchester United Kontra West Ham

 

Sangat jelas hal tersebut banyak di pertanyaan oleh Publik. Ole Gunnar Solskjaer pun memberikan penjelasan agar semua pihak tidak salah paham.
“Dia tidak merasa baik, dia mengalami tonsilitis (radang amandel). Semoga tidak terlalu buruk,” ujar pria asal Norwegia tersebut saat ditanya mengenai absennya Greenwood kepada Sky Sports.
“Dia baru saja bermain apik pada Kamis malam (Jumat dini hari WIB), malam yang bagus, dan kami membutuhkannya pada suatu waktu jadi harapannya ia bisa segera kembali,” lanjutnya.

 

Pemain Paul Pogba juga tidak diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam pertandingan kali ini. Dimana kita tahu bahwa gelandang asal Prancis tersebut mengalami cedera sebelum jeda internasional berlangsung.Solskjaer sempat berbicara bahwa Pogba sudah mulai kembali berlatih bersama rekan-rekannya. Harapannya, mantan pemain Juventus itu bisa mendapatkan menit bermain saat Manchester United menghadapi Rochdale di ajang Carabao Cup nanti.

 

“Harapannya dia akan tersedia untuk melawan Rochdale pada tengah pekan ini, dia baru saja mulai berlatih,” tandas mantan pelatih Molde FK tersebut.Manchester United akan bertindak sebagai tuan rumah saat bertemu Rochdale di laga babak ketiga Carabao Cup tersebut. Pertandingan itu sendiri bakalan berlangsung pada Kamis, 26-09-2019dini hari nanti.

Real Madrid Mempertimbangkan Xabi Alonso Sebelum Menganti Zidane

 

Manajemen Real Madrid akan memberitakan pertimbangan sejumlah opsi pengganti Zinedine Zidane. Mereka diyakini sedang mempertimbangkan untuk menjadikan Xabi Alonso sebagai manajer yang baru di Real Madrid.
Akhir-akhir ini, Real Madrid tengah mengalami periode inkonsisten. Yang terbaru, mereka akan tumbang di tangan PSG dengan skor telak 3-0.
Performa buruk EL Real ini mulai membuat menajemen Madrid resah. Mereka diberitakan mulai mempertimbangkan untuk mencari pengganti Zidane dalam waktu dekat.

Kubu Los Blancos sudah mulai mengantongi beberapa nama untuk pemain pengganti Zidane. Salah satunya merupakan mantan pemain mereka, Xabi Alonso.
Dari berita tersebut mengklaim bahwa salah satu pertimbangan Real Madrid ingin menggunakan jasa Alonso adalah karena sang pemain mengenal klub luar dan dalam.

 

Real Madrid Mempertimbangkan Xabi Alonso Sebelum Menganti Zidane

 

Alonso pemain yang pernah berkarir cukup lama di Santiago Bernabeu. Ia sudah 5 tahun membela El Real sebelum pindah je Bayern Munchen di tahun 2014 silam.
Alonso sendiri juga sempat melatih tim Real Madrid U-14 sehingga ia dinilai punya pengetahuan yang mendalam di skuat El Real.
Informasi yang didapatkan, Presiden Real Madrid, Florentino Perez adalah sosok yang mengusulkan nama Alonso.

Sang Presiden merasa sangat kagum dengan kecerdasan Alonso. Ia mempercayai pelatih ini yang berumur 37 tahun mampu memadai untuk menjadi seorang manajer yang top.
Selain dari pada itu pengalamannya diyakini semakin kaya usai membesut real Sociedad B, sehingga Perez ingin mencoba Alonso untuk menjadi manajer baru mereka.
Selain Alonso, ada beberapa nama yang lain di rumorkan akan menjadi kandidat pelatih El Real.

Cuaca Di Inggris Menentukan Masa Depan Jurgen Klopp

Marc Kosicke, sempat mengatakan bahwa masa depan sang klien tergantung dari cuaca di Inggris. Kalau cuaca di Jerman lebih baik, tidak menuntut kemungkinan Klopp akan pindah.
Jurgen Klopp menjalani musim yang amat baik bersama dengan Liverpool. Di tahun 2015 lalu, dia telah membawa Liverpool menjadi suatu tin yang di segani di oentas Eropa.

Di musim 2018-2019 yang lalu, Jurgen Klopp memberikan gelar juara Liga Champions untuk Liverpool. The Reds juga tampil bagus di Premier League, meskipun gagal menjadi juara di akhir musim.Jurgen Klopp membuat suatu keterangan di waktu yang lalu bahwa mungkin dia akan keluar dari Liverpool pada musim depan.
Jurgen Klopp sukses menjadi manajer Liverpool. Dia kini sudah berusia 52 tahun namun masih menjalani kontrak hingga 2022. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan dia tidak meninggalkan Anfield pada musim depan.

 

Cuaca Di Inggris Menentukan Masa Depan Jurgen Klopp

 

‘’Kami masih punya waktu untuk itu. Kami akan melihat seperti apa perkembangannya dan perubahan cuaca yang lebih baik ke Inggris atau ke Jerman,’’ .
‘Marc Kosicke mengatakan bahwa cuaca juga sangat penting bagi jurgen Klopp. Dia akan membuat pertimbangan yang benar dan matang terkait akan hal ini, bukan juga hanya terkait akan hal teknis di atas lapangan.
‘’Ulla (istri Jurgen Klopp) dan Jurgen Klopp selalu bangun pagi di langit yang masih gelap.
Ketika mereka berjumpa lagi sore hari, langit juga masih gelap, mendung dan gerimis,’’ Kata Marc Kosicke.

 

Adapun perbedaan kompetisi di Inggris dengan di Eropa lain adalah libur musim dingin. Di waktu klub Eropa libur musim dingin ( paruh musim), di klub-klub Inggris justru sedang sibuk dengan rangkainan laga boxing day.
‘’Selama liburan dimusim dingin di Jerman, jika cuaca benar-benar buruk, klub pergi berlibur selama dua minggu, kemudian akan terbang ke kamp pelatih di bawah sinar matahari selama beberapa hari.’’
“Selama ini, para pelatih di Inggris haus mempersiapkan hingga 13 pertandingan. Mereka sudah kelelahan dan itu tidaklah mudah,’’ucap Marc Kosicke.
Jurgen Klopp sendiri di kabarkan masuk dalam daftar incaran beberapa klub papan atas Eropa. Mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut masuk dalam bidikan Real Madrid dan Barcelona.